Sen. Jun 1st, 2026

Kurangi Limbah Kenangan Brands Manfaatkan Limbah Ampas Kopi dan juga Plastik Jadi Barang Baru

Kurangi Limbah Kenangan Brands Manfaatkan Limbah Ampas Kopi lalu juga Plastik Jadi Barang Baru

Jakarta – Kenangan Brands meminta masyarakat lebih tinggi untuk lebih besar sadar dengan sampah konsumsi. Beragam cara dijalankan untuk memanfaatkan limbah kegiatan dunia usaha yang mana dihasilkan seperti sisa ampas kopi hingga gelas plastik. 

Misalnya untuk sisa ampas kopi, Kenangan Brands bekerja identik dengan Bell Living Lab untuk mendaur ulangnya. Inneke Lestari, Head of Legal & Corporate Affairs Kenangan Brands, menjelaskan selama satu bulan terkumpul satu ton ampas kopi dari seluruh gerai Kopi Kenangan di tempat Bandung. 

Daur ulang limbah

Daur ulang ampas kopi ini akan memunculkan barang berbahan dasar epidermis sintentis, seperti lanyard, key chain, card holder, juga wrist band. “Dari ampas kopi ini akan dibuat menjadi merchandise untuk kampanye Dering Kenangan, yang dimaksud akan dilaunching pada18 Desember,” kata Inne, di area Jakarta, Kamis 14 Desember 2023. 

Inne menambahkan Bandung memang benar menjadi kota pertama untuk proyek daur ulang ampas kopi. “Diharapkan semakin banyak pihak yang bisa saja menerima ampas kopi kemudian mendaur ulangnya,” jelasnya. 

Sampah plastik dari gelas kemasan Kopi Kenangan juga menjadi target selanjutnya yang akan dimanfaatkan untuk daur ulang. Khusus gelas plastik ini Kenangan Brands menggaet Octopus Indonesia, dengan menyediakan tempat khusus bernama Octopus. 

Tempat sampah khusus gelas plastik ini sudah ada tersedia di dalam lima gerai Kopi Kenangan. Dengan harapan rakyat dapat dengan segera membuang gelas plastik ke pada tempat tersebut. Tempat sampah ini terdiri dari dua bagian yang tersebut berdampingan. Satu sisi untuk menampung sisa air minuman, sedangkan sisi lainnya untuk membuang gelas plastik. 

Tak hanya saja sampah ampas kopi lalu gelas plastik, Kenangan Brands juga mengundang umum mengakumulasi spunbond, wadah khusus pengganti kantong plastik yang mana telah tidaklah terpakai. 

Bekerja mirip dengan Rekosistem, pihaknya menyediakan tempat khusus untuk menampung spunbond yang tersebut bukan terpakai di dalam 35 gerai. Untuk 1 Desember 2023 sudah ada berhasil menghimpun lebih lanjut dari 10 kilogram spubond yang dimaksud diolah kembali menjadi disinfektan dan juga insektisida. 

Sisa minyak juga makanan

Kenangan Brands juga melibatkan unit usaha lainnya Chigo x Flip dengan mengumumpulkan sisa minyak goreng yang dimaksud tiada terpakai. Sepanjang tahun 2023 pihaknya telah mengumupulkan lebih banyak dari 50 ribu minyak jelantah yang dimaksud akan dalam daur ulang menjadi komponen bakar bio diesel.

“Setiap sampah operasional dari unit usaha akan didaur ulang jadi sestuau agar tiada menumpuk serta merusak lingkungan,” kata Inne. 

Begitu juga dengan sisa makanan yang tersebut tiada habis terjual namun masih layak dikonsumsi. Dengan inisiatif Bread Rescue bersatu Food Cycle mengalokasikan lebih lanjut dari 1700 roti ke panti asuhan juga panti jompo. 

Chigo Kenangan Brands Ulang Tahun Pertama, Masuk ke Daerah Perkotaan Medan Sumatera Utara

By admin

Related Post

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *