Sel. Okt 27th, 2026

Mampu Selamatkan Pasien Penyakit Jantung, Begini Terbosan Atasi Kesulitan Regurgitasi Katup Mitral

Mampu Selamatkan Pasien Penyakit Jantung, Begini Terbosan Atasi Hambatan Regurgitasi Katup Mitral

Jantung merupakan pompa satu arah yang mana mengalirkan darah ke seluruh tubuh. Ia terdiri dari empat ruangan (2 bilik kemudian 2 serambi) juga empat katup, di dalam mana setiap katup mempunyai flap (daun katup atau cusp).

Dalam kerjanya, katup-katup ini seperti pintu berayun satu arah yang digunakan melakukan konfirmasi darah mengalir sesuai jalurnya. Ketika jantung berkontraksi, pintu ini terbuka untuk membiarkan darah mengalir ke ruang berikutnya, kemudian ketika istirahat, pintu ini melakukan penutupan erat menghindari darah kembali ke belakang.

Salah satu katup yang mana penting adalah katup mitral. Pada kondisi tertentu, flap pada katup mitral gagal menyembunyikan sepenuhnya atau ukuran dan juga bentuk katup berubah, sehingga darah mampu bocor ke belakang.

 Terbosan Atasi Permasalahan Regurgitasi Katup Mitral. (Dok. Istimewa)
Terbosan Atasi Kesulitan Regurgitasi Katup Mitral. (Dok. Istimewa)

Keadaan ini disebut regurgitasi katup mitral atau kegagalan katup mitral. Tanpa pengobatan, regurgitasi katup mitral yang dimaksud parah dapat memicu gagal jantung serta kelainan irama jantung. Tahun 2023, sebuah gebrakan oleh Cardiac Vascular Sentral Kuala Lumpur (CVSKL) telah terjadi berhasil melakukan prosedur inovatif MitraClip 

“Prosedur MitraClip memungkinkan kita menangani regurgitasi katup mitral pada beberapa perkara tanpa pembedahan dada terbuka secara konvensional,” kata Dr. Al Fazir, penasehat kardiolog terkemuka di area CVSKL.

Ia menjelaskan, prosedur ini merupakan alternatif selain operasi katup mitral konvensional lalu sangat cocok untuk pasien berisiko tinggi, berusia lanjut, juga merekan dengan kondisi kebugaran yang digunakan mendasarinya, dikarenakan tiada memerlukan sayatan pada bagian dada.

Dibawah bimbingan Dr. Al Fazir Omar, penasehat ahli jantung, sama-sama dengan Dr. Choo Gim Hooi lalu Dato’ Dr. David Chew Soon Ping, regu CVSKL berhasil melakukan prosedur ini yang dimaksud berlangsung sekitar empat jam. Dr. Al Fazir menyatakan kegembiraannya mengenai pencapaian bersejarah ini.

“Prosedur MitraClip memungkinkan pemulihan yang lebih lanjut cepat. Pasien diperbolehkan pulang hanya sekali dua hari pasca prosedur. Hal ini benar-benar mengubah cara kita menghadapi regurgitasi katup mitral,” kata Al Fazir. 

Dr. Choo menambahkan, “Kesuksesan ini tak dapat terjadi tanpa sinergi luar biasa antara kelompok kardiolog lalu kelompok bedah yang tersebut berdedikasi.” Dr. David juga menyatakan, “Prosedur canggih seperti MitraClip membutuhkan regu jantung yang solid; saya juga ingin berterima kasih untuk radiografer dan juga perawat kami yang mana bekerja keras bersatu di area kathlab.”

By admin

Related Post

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *