Kesejahteraan di masa tua bukanlah hal yang ada begitu saja tanpa diupayakan. Selain investasi, cara yang bisa Anda gunakan untuk mencapai kesejahteraan finansial di masa tua adalah dengan menyisihkan dan mengetahui cara menghitung dana darurat. Aplikasi JMO pun bisa digunakan untuk mengamankan dana darurat.
Anda bisa mengakses beragam layanan dan program yang disediakan BPJS ketenagakerjaan melalui JMO. Tanpa harus datang ke kantor BPJS terdekat, Anda bisa mengecek saldo, melakukan klaim, hingga top up dan membayar tagihan. Karena menggunakan satu aplikasi, tentu aksesnya lebih cepat dan mudah.
3 Cara Menghitung Dana Darurat
Dana darurat bisa Anda hitung sesuai dengan kondisi finansial saat ini. Dana ini penting untuk dipersiapkan agar jika terjadi kondisi darurat dan mendesak, Anda tidak kebingungan mencari dana. Sehingga, hidup bisa menjadi lebih tenang dan terjamin. Berikut cara yang bisa Anda lakukan.
1. Mengumpulkan Data Pengeluaran Bulanan
Cara hitung dana darurat yang pertama adalah dengan mengumpulkan data pengeluaran bulanan. Anda bisa melacaknya melalui mutasi rekening bank jika sering menggunakan pembayaran non cash. Jangan lupa periksa juga pengeluaran Anda yang menggunakan pembayaran cash.
Agar lebih mudah dalam mendatanya, Anda bisa membuat rekap. Misalnya, berapa biaya untuk kebutuhan pokok, transportasi, tagihan, cicilan, dan lainnya. Tidak harus dengan cara manual di kertas, Anda juga bisa menggunakan aplikasi pengelolaan keuangan agar perhitungan lebih mudah dan cepat.
2. Menghitung Total Pengeluaran Bulanan
Cara menghitung dana darurat kedua ini bisa dengan mudah Anda lakukan setelah data pengeluaran terkumpul. Anda tinggal menjumlahkan semua daftar pengeluaran per bulannya. Cara ini akan memudahkan Anda dalam melakukan estimasi dana yang perlu disimpan ke dalam dana darurat.
3. Kalikan Jumlah Pengeluaran dengan Jumlah Bulan
Terakhir, Anda dapat mengalikan jumlah pengeluaran dengan jumlah bulan. Hal tersebut berguna untuk memudahkan Anda dalam mengetahui nominal dana darurat yang perlu disimpan.
Anda juga harus memahami bahwa target pengeluaran bagi yang sudah menikah dan belum pastinya berbeda, sebab jumlah tanggungannya pun berbeda. Jika belum menikah, Anda bisa menarget 3 sampai 6 bulan pengeluaran. Sedangkan untuk Anda yang sudah menikah bisa menarget 12 bulan pengeluaran.
Sebagai contoh, total pengeluaran bulanan yang Anda targetkan adalah Rp2.000.000,00. Sedangkan jumlah bulan dana darurat yang Anda inginkan 6 bulan. Maka, total dana darurat yang perlu Anda simpan adalah Rp12.000.000,00.
Sudah Tahu Cara Menghitung Dana Darurat?
Nah, itu tadi cara menghitung dana darurat yang dapat Anda terapkan agar hidup lebih terjamin. Nah, agar mendapatkan jaminan lebih baik akan hari tua, Anda juga bisa mendaftar sebagai peserta BPJAMSOSTEK dan menggunakan aplikasi JMO untuk mengakses berbagai programnya.
Anda akan mendapat berbagai pilihan program seperti jaminan hari tua, kematian, hingga pensiun. Manfaatnya pun beragam mulai dari santunan hingga perawatan. Semua informasi dan layanannya pun dapat Anda akses dengan mudah melalui JMO. Ayo, daftarkan diri sekarang melalui JMO!
