Pesinetron Ammar Zoni ditangkap dikarenakan penyalahgunaan narkoba untuk ketiga kalinya, Selasa (12/12/2023). Ia ditangkap orang diri di dalam apartemen di dalam kawasan Bumi Serpong Damai (BSD), Tangerang. Polisi menyita beberapa jumlah barang bukti di dalam antaranya narkoba jenis sabu serta ganja, serota obat hexymer.
Obat hexymer ternyata mempunyai isi senyawa trihexyphenidyl. Mengutip Halodoc, obat ini digunakan bersamaan dengan jenis obat lain untuk mengatasi penyakit Parkinson. Trihexyphenidyl termasuk di kategori obat antikolinergik yang dimaksud bekerja dengan cara memblokir zat alami tertentu, yaitu asetilkolin. Hexymer sendiri termasuk di golongan obat keras lalu memerlukan resep dokter untuk pembeliannya.
Penting untuk memahami fungsi obat ini agar penggunaannya diadakan dengan penuh kehati-hatian. Penyelesaian Hexymer umumnya digunakan untuk meredakan gejala penyakit Parkinson, teristimewa aksi tak terkendali yang dapat dipicu oleh efek samping obat psikiatri tertentu, seperti antipsikotik (misalnya klorpromazin/haloperidol).
![Detik-detik Ammar Zoni ditangkap polisi terkait tindakan hukum narkoba yang dimaksud ketiga kalinya. [Dok:Humas Polres Metro DKI Jakarta Barat]](https://media.suara.com/pictures/653x366/2023/12/14/44290-detik-detik-ammar-zoni-ditangkap-polisi-terkait-kasus-narkoba-yang-ketiga-kalinya.jpg)
Dengan senyawa Trihexyphenidyl, Hexymer termasuk pada kelas obat antikolinergik yang digunakan dapat membantu mengatasi kekakuan otot, meningkatkan kemampuan berjalan, lalu mengempiskan produksi air liur juga keringat pada penderita Parkinson. Antikolinergik ini juga efektif pada menghentikan kejang otot yang mana parah pada beberapa bagian tubuh, seperti punggung, leher, lalu mata, yang digunakan mungkin saja dipicu oleh obat-obatan psikiatri.
Meskipun mempunyai faedah yang dimaksud signifikan, penting untuk diingat bahwa penyelenggaraan Hexymer bukan dapat dilaksanakan sembarangan. Selain efek positifnya, obat ini miliki beberapa kontraindikasi, seperti tidak ada dapat membantu mengatasi permasalahan pergerakan yang dimaksud disebabkan oleh tardive dyskinesia, bahkan mungkin saja memperburuknya.
Kesadaran akan fungsi obat Hexymer yang tersebut tepat juga batasan penggunaannya menjadi krusial di menghindari penyalahgunaan juga efek samping yang tersebut berpotensi merugikan. Dalam konteks penangkapan Ammar Zoni, pemahaman ini menyoroti perlunya edukasi terkait obat-obatan dan juga peran dokter di meresepkan serta mengawasi penggunaannya untuk kepentingan kemampuan fisik pasien.
Ammar Zoni Ditangkap Narkoba Lagi
Aktor Ammar Zoni kembali menjadi terdakwa di tindakan hukum penyalahgunaan narkoba, setelahnya ditangkap oleh Satuan Reserse Narkoba Polres Metro Ibukota Barat di dalam apartemen Bumi Serpong Damai, Tangerang Selatan pada Selasa (12/12/2023).

Dari penangkapan tersebut, polisi menyita barang bukti dalam bentuk ganja, sabu, juga obat keras hexymer dalam kamar Ammar Zoni. Hal ini merupakan kali ketiga Ammar terlibat pada tindakan hukum narkoba, meskipun baru bebas dua bulan lalu setelahnya perkara serupa.
Kejadian ini memacu Irish Bella untuk menggugat cerai Ammar pada 6 November 2023. Meski baru sebulan menggugat cerai, Irish Bella juga Ammar Zoni sudah ada berpisah rumah sejak Maret, yang tersebut berarti hampir delapan atau sembilan bulan sebelumnya.
Pengacara Irish Bella, Nurul Amalia, menyatakan bahwa kliennya tak mengetahui perihal persoalan hukum terbaru Ammar Zoni terkait narkoba. Bahkan, sejak Ammar Zoni mengundurkan diri dari dari pemidanaan hingga sekarang, Irish Bella mirip sekali tiada mengetahui perkembangan tersebut. Pertemuan antara keduanya, apabila terjadi, disebabkan oleh keberadaan anak-anak mereka.
Sebelumnya, Ammar Zoni telah dilakukan mengungkapkan bahwa mereka itu sudah ada pisah rumah, bukanlah akibat kesulitan rumah tangga, melainkan lantaran tempat tinggal merek disewa. Kondisi ini menyoroti keretakan pada hubungan rumah tangga mereka, yang mana terus berlanjut hingga pengajuan gugatan cerai oleh Irish Bella.
