Rab. Jul 29th, 2026

Rekomendasi 5 Wisata Alam pada Pinggiran Ibukota Indonesia untuk Libur Nataru

Rekomendasi 5 Wisata Alam pada Pinggiran Ibukota Indonesia untuk Libur Nataru

JakartaMeskipun dikenal sebagai kota metropolitan, Ibukota bukan melulu berisi tempat wisata perkotaan yang hanya sekali berisi mall ataupun hiburan kota lainnya. DKI Jakarta masih miliki tempat wisata alam. Sejumlah destinasi yang disebutkan kerap dikunjungi wisatawan apalagi ketika libur Nataru. Dilansir dari berbagai sumber, berikut rekomendasi wisata di dalam pinggiran Ibukota yang dimaksud masih asri dan juga memesona: 

1. Kawasan Kepulauan Seribu

Jika berpikir mengenai wisata alam dalam Jakarta, maka nama yang pertama kali akan terlintas pada benak kebanyakan orang adalah Kepulauan Seribu yang dimaksud masih di area administrasi DKI Jakarta. Lebih lanjut, Kepulauan Seribu merupakan gugusan kepulauan yang tersebut terletak dalam teluk Ibukota Indonesia juga miliki berbagai pulau yang dimaksud cocok dikunjungi sebagai tempat wisata pada waktu liburan. 

Salah satu destinasi wisata yang mana kerap dikunjungi pada Kepulauan Seribu adalah Pulau Bidadari yang dimaksud dulunya bernama Pulau Sakit atau Pumered Island akibat pernah digunakan sebagai rumah sakit. Seperti dilansir dari laman Jakarta-tourism.go.id, Pulau Bidadari miliki benteng bersejarah kemudian Resor Pulau Bidadari yang tersebut menyediakan pelayanan berkualitas.

2. Pantai Ancol

Masih di tempat kawasan DKI Jakarta Utara, terdapat Pantai Ancol yang dimaksud merupakan kawasan wisata yang mana sudah sibuk dikunjungi sejak dahulu juga menjadi ikon pariwisata Jakarta. Pantai Ancol membentang sepanjang 6,5 kilometer lalu terbagi menjadi tujuh area yang memiliki daya tarik masing-masing.

Pantai Marina Ancol menjadi salah satu area yang tersebut paling sejumlah dikunjungi oleh wisatawan yang dimaksud berkunjung ke Pantai Ancol. Selain itu, terdapat Pantai Bende yang dimaksud merupakan spot terpopuler untuk menyaksikan matahari terbenam melalui Jembatan Cinta yang digunakan berada di tempat kawasan Pantai Bende.

3. Hutan Mangrove PIK

Seperti dilansir dari laman Jakarta-tourism.go.id, Taman Wisata Alam Mangrove merupakan bagian dari Kawasan Hutan Angke Kapuk yang dimaksud mempunyai luas 99,82 hektar dengan tipe habitat bakau yang digunakan menjadi habitat beragam burung air. Selain berfungsi sebagai sarana pariwisata alam, Hutan Mangrove PIK juga berfungsi sebagai tempat untuk melestarikan bakau yang mana berfungsi sebagai penyangga kehidupan.

Sebagai tempat pariwisata, Hutan Mangrove PIK menyediakan beberapa aktivitas seperti jelajah hutan bakau, observasi serta pengamatan burung, penelitian, arena bermain anak, penginapan, penyertaan bakau, lalu aktivitas outbound. Hutan Mangrove PIK dapat diakses dengan tiket seharga Simbol Rupiah 25 ribu untuk dewasa yang digunakan berlaku baik di tempat hari kerja maupun dalam hari libur juga Mata Uang Rupiah 10 ribu bagi anak-anak.

4. Tebet Eco Park

Mengusung tiga konsep utama, yakni mengedepankan fungsi ekologis, tempat sosialisasi, dan juga ruang edukasi menjadikan Tebet Eco Park sebagai salah satu tempat pilihan keluarga untuk wisata. Masih dilansir dari laman Jakarta-tourisme.go.id, taman yang mana terletak pada Ibukota Selatan dengan luas sekitar 7,3 hektar yang disebutkan mempunyai dua kawasan yang tersebut dihubungkan oleh Infinity Link Bridge dan miliki tinggi 6 meter. 

5. Danau Setu Babakan

Terletak di area Srengseng Sawah, Jagakarsa, DKI Jakarta Selatan. Kawasan Setu Babakan merupakan wilayah perkampungan Budaya Betawi yang digunakan secara khusus difungsikan sebagai tempat pelestarian warisan budaya Betawi. Selain menyediakan wisata budaya sebagai cagar budaya, Setu Babakan juga biasanya dimanfaatkan oleh wisatawan untuk memancing kemudian menikmati suasana sejuk pada area Setu Mangga Bolong serta Setu Babakn.

By admin

Related Post

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *