Kam. Apr 16th, 2026

Viral Bayi Meninggal Bumi akibat Kejang, Dokter Spesialis Anak Beri Tips Penanganan Tepat

Viral Bayi Meninggal Bumi akibat Kejang, Dokter Spesialis Anak Beri Tips Penanganan Tepat

Baru-baru ini, individu ibu mendapatkan sorotan sebab dinilai abai ketika anak balitanya mengalami kejang hingga menyebabkan buah hatinya itu meninggal dunia. 

Video merebak yang dimaksud diunggah akun @ayualbena02 hingga mendapatkan berbagai tanggapan, termasuk dokter spesialis anak, dr Harun Albar, SpA., MKes. 

Dalam tayangan yang digunakan beredar, bukannya memberi pertolongan, ibu dari balita yang dimaksud malah terlihat merekam sang anak yang digunakan sedang kejang. Walau sekilas, kondisi balita itu memang benar tidaklah seperti kejang pada umumnya. 

Pada postingan lainnya, sang ibu memperlihatkan anaknya yang sudah ada meninggal dunia. Yang bikin membuatnya jadi nyinyiran, sang ibu malah melakukan live dalam TikTok dalam samping jenazah sang anak. 

Terlepas dari hal ini, dr Harun Albar, SpA.,MKes menjelaskan, jikalau kejang pada bayi lalu anak, juga dewasa memang sebenarnya cukup berbeda. Jika pada anak juga dewasa terlihat seperti pergerakan berulang, gerakannya lebih lanjut seperti mulut mengunyah, mengecap, kaki mengayuh seperti bersepeda, gerak mata yang acak berputar, kelopak mata berkedip atau tatapan kosong, pergerakan meronta, hingga jeda panjang pada bernapas.

Diduga, sang ibu pada video yang disebutkan memang benar tak sadar apabila anaknya sedang di kondisi kejang, sehingga bukan memberikan pertolongan yang mana tepat lalu akhirnya meninggal dunia.

“Kejang dapat memunculkan berbagai gejala, tergantung pada bagian otak mana yang digunakan terkena. Dari perasaan aneh pada perut sampe aksi ritmis yang digunakan tidak ada terkendali pada seluruh tubuh. Orang yang mana kejang juga sanggup kena epilepsi,” tulis dr Harun seperti yang digunakan Suara.com kutip pada akun X miliknya, Hari Senin (11/12/2023).

Untuk itu, selain mengetahui cirinya, berikut yang tersebut mampu dipelajari pada waktu anak mengalami kejang, menurut dr Harun. 

1. Letakkan anak dengan perlahan di area lantai atau permukaan halus lalu singkirkan benda-benda yang mana ada didekatnya.

2. Baringkan anak miring untuk mencegahnya tersedak air liur (ludah).

3. Jika anak muntah, bersihkan mulutnya dengan lembut menggunakan jari.

4. Longgarkan pakaian yang dimaksud dipakai anak di area sekitar kepala atau leher.

5. Pastikan anak bernapas dengan baik.

6. Jangan coba menghindari pada waktu anak sedang gemetar oleh sebab itu hal ini tidak ada akan menghentikan kejang.

7. Jangan memaasukkan apapun ke mulut anak. Makanan, minuman, maupun obat sampai anak sadar.

8. Catat durasi kejangnya.

9. Temani anak sampai beliau bangun dan juga sadar. 

10. Biarkan anak istirahat setelahnya kejang.

By admin

Related Post

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *